┬×Paradigma Spiritual memahami realitas sosial sebagai refleksi roh (spirit) dari masing-masing individu anggota masyarakat. Sedangkan manusia adalah makhluk spiritual yang mengalami kehidupan fisik, perwujudan Tuhan, memiliki tubuh fisik, mental, dan spiritual. ┬×Ilmu pengetahuan merupakan pancaran dari ilmu Tuhan yang bersifat rasional, rasional-superrasional, dan superrasional.
Riset Akuntansi dengan paradigma spiritual, oleh karenanya, dapat menggunakan metode yang bertumpu pada keimanan agama/keyakinan, yang bisa jadi dipandang “tidak rasional” dari kaca mata paradigma lain.